Kota penyelenggara Live Audition adalah :

Jember
7 July 2018
Makassar
20 July 2018
Malang
8 July 2018
Denpasar
21 July 2018
Banjarmasin
14 July 2018
Ponorogo
28 July 2018
Surabaya
15 July 2018
JEMBER
7 July 2018
MALANG
8 July 2018
BANJARMASIN
14 July 2018
SURABAYA
15 July 2018
MAKASSAR
20 July 2018
DENPASAR
21 July 2018
PONOROGO
28 July 2018

Para pemenang Live Audition di masing-masing kota ditambah dengan 2 peserta runner-up terbaik akan melanjutkan tahap berikutnya yaitu Final Live Show yang akan diselenggarakan di :

SURABAYA
11 August 2018

Pemenang MLD Jazz Wanted nantinya akan mengikuti workshop dan mentoring sebelum tampil perdana di event skala nasional yaitu Jazz Traffic Festival 2018 serta banyak panggung jazz nasional lainnya.

Judges

Judges

Indra Aziz

Indra sudah bersentuhan dengan musik sejak kecil. Semenjak kecil ia selalu dilatih oleh ibunya dalam olah vokal. Setelah lulus sekolah Indra meneruskan studi musik Jazz-nya dengan di Institut Musik Daya sampai 2004. Sejak itu Indra selalu ikut berkecimpung di dunia musik Jazz tanah air. Sekarang ini Indra menjadi pelatih vokal artis-artis ternama Indonesia, dosen di Institut Musik Indonesia, mendirikan VokalPlus, dan didapuk sebagai pelatih vokal resmi untuk program kompetisi bakat seperti Indonesia Idol, X-Factor Indonesia, Rising Star Indonesia, Indonesia Mencari Bakat, dan lain sebagainya.

Judges

Indro Hardjodikoro

Dunia musik mungkin sudah menjadi jalan hidup seorang Indro Hardjodikoro. Mengawali karirnya sebagai seorang bassist. Debut awalnya di dunia musik bersama dengan Tohpati dalam Halmahera Band yang memiliki gaya bermain Etnik dan Jazz. Karirnya dalam dunia musik tanah air semakin menanjak setelah Erwin Gutawa mengajaknya tour ke Amerika Serikat, dan setelah itu Indro selalu diajak menjadi Bass Player mengiringi konser musisi artis-artis tanah air. Pada 1995 Indro mulai menekuni bermain Jazz, dan mulai sering terlibat dalam acara-acara jazz baik nasional maupun internasional. Selain itu juga menjadi pengajar di IMI (Institut Musik Indonesia) dan Master Class untuk jurusan Rhytm dan Groove sampai sekarang.

Judges

Endah Widiastuti

Yang lebih dikenal sebagai salah satu personil dari duo Endah N Rhesa ini memulai kiprahnya di dunia musik dengan sebuah band bergenre rock dan bertemu dengan Rhesa Adityarma (Rhesa) yang akhirnya membentuk sendiri band duo yang lebih dikenal sebagai Endah N Rhesa. Grup musik yang diusung oleh duo nyentrik ini mengangkat konsep akustik gitar, bass, dan vokal dengan mengangkat genre folk, Jazz, Blues, Rock n Rolls, dan Ballads. Duo ini telah merilis 4 buah album (No Where To Go, Look What We’ve Found, Escape, dan Seluas Harapan). Lagu dari duo ini seringkali menjadi soundtrack film Indonesia seperti Cita-citaku Setinggi Langit, Cinta Dalam Kardus, dan Bidadari Terakhir.

Judges

Tohpati

Tohpati adalah seorang gitaris dan penulis lagu Indonesia. Karya-karyanya selalu memadukan elemen tradisional Indonesia dengan unsur modern. Aliran musik jazz-nya dipengaruhi oleh banyak gitaris jazz dunia, tapi yang paling besar dalah pengaruh dari gaya permainan Pat Metheny. Tohpati juga sering terlibat project musik tanah air, salah satunya membentuk Tohpati Bertiga bersama dengan Indro Hardjodikoro dan Trisum dengan Dewa Budjana serta Balawan. Penampilan Tohpati bersama Dewa Budjana, dan Balawan dalam Pagelaran Java Jazz Festival pada 2005 mendapat sambutan hangat dari para penonton. Ini adalah titik awal Tohpati semakin dikenal oleh publik. Pada tahun ini Tohpati akan menggelar Konser Akustik untuk menandai 30 tahun berkiprahnya di industri musik Indonesia.

Back to Top